BERITA - kalimantan.infogue.com -
SAMARINDA, SENIN - Unjuk rasa mewarnai hari pertama puasa di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (1/9). Sekitar 30 orang kalangan LSM dalam Forum Pelangi Kalimantan Timur (Kaltim) berdemontrasi di depan kantor Gubernur Kaltim. Mereka meminta pengusutan tuntas penembakan mati seorang warga oleh polisi dalam bentrokan di areal tambang batu bara PT Arkon, Desa Kedang Murung, Kecamatan Kotabangan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (20/8) lalu. ''Hukum polisi pelanggar HAM,'' kata Direktur Eksekutif Kelompok Kerja 30, Carolus Tuah, saat aksi. Juru Bicara Forum Pelangi yang juga Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Kaltim Kahar Al-Bachri mengatakan pimpinan kepolisian daerah di Kaltim dan Kutai Kartanegara harus dicopot dari jabatannya. ''Mereka bertanggungjawab,'' katanya.